Wednesday, November 16, 2011

Pengetahuan tentang Jepang Makin Diminati

Antusiasme pelajar dan mahasiswa Indonesia terhadap pengetahuan seni dan budaya Jepang melalui huruf-huruf Kanji masih sangat tinggi. Hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya peserta Kontes Kanji yang diselenggarakan oleh Jurusan Sastra Jepang, Fakultas Bahasa dan Sastra, Universitas Nasional.

Sebanyak 443 peserta kalangan pelajar SMA/SMK dan mahasiswa dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, Bekasi (Jabodetabek) dan Banten, Minggu (14/11/2011), beradu keahlian di ajang kontes ini. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan kontes tahun lalu yang hanya menjaring 300 peserta.
"Tahun ini wilayah lomba juga sudah diperluas, tak hanya Jabodetabek namun juga sampai ke Banten," kata Ketua Pusat Pengkajian Jepang (PPJ) Unas, Meizar Abdullah, saat dihubungi KOMPAS.com, Selasa (15/11/2011).
Kontes Kanji ini dibagi menjadi dua kategori, yaitu untuk kategori mahasiswa dan umum dan sekolah. Menurut Meizar, peningkatan peserta tercatat dari 9 universitas tahun lalu menjadi 12 universitas. Perwakilan universitas peserta tersebut antara lain Universitas Indonesia, Uhamka, STBA LIA, Universitas Al Azhar, Universitas Darmapersada, Universitas Negeri Jakarta, STBA Cipto Hadipranoto dan lainnya.
Sementara dari pihak sekolah, penambahan jumlah peserta terlihat dari 34 sekolah yang ikut serta dalam kegiatan tersebut. Peserta ini berasal antara lain dari SMAN 33 Cengkareng Jakarta Barat, SMA 1 Dramaga Bogor, SMAN 11 Tanggerang, SMAN 1 Ciampea Bogor, SMA Plus PGRI Cibinong, SMK Borobudur 1 Cilandak, SMAN 13 Jakarta Utara, SMAN 33 Cengkareng dan lainnya. Masing-masing sekolah mengirimkan antara 10 sampai 20 peserta.
Adapun keluar sebagai juara pertama pada kategori mahasiswa dan umum adalah tim Kinanti dari Universitas Indonesia, kemudian disusul oleh Dwi Nur Febriana dari Universitas NAsional (Unas), serta Tuti dari UNJ di posisi ketiga. Sementara untuk kategori SMA dan sederajat, keluar sebagai juara pertama adalah Fadhilan, yang disusul juara kedua oleh Hardian Muhammad dan ketiga III oleh Anisa Nur Adina.
"Kami berharap pengetahuan masyarakat Indonesia tentang Jepang semakin bertambah, apalagi setiap tahun animo masyarakat akan budaya dan bahasa Jepang semakin bertambah. Sadar atau tidak, produk Jepang sudah ada di setiap lini kehidupan kita mulai makanan, produk elektronik, sampai alat transportasi. Ini peluang kita untuk menangkapnya," kata Meizar.

sumber:kompas.com

0 comments

Post a Comment

Paling Dilihat