Monday, April 23, 2018

Pengertian Dan Fungsi Managemen


Kata manajemen pastinya sudah tidak asing lagi.  Pengertian dan fungsi manajemen secara umum memiliki sudut pandang dan juga persepsi yang berbeda-beda. Namun semuanya akan mengerucut pada satu hal yaitu pengambilan keputusan.

frankydanielsinaga,pengertian-dan-fungsi-managemen


Pengertian Manajemen
Bahasa Inggris dari manajemen adalah manage yang artinya mengelola atau mengurus, mengendalikan, mengusahakan serta memimpin. Manajemen merupakan sebuah proses untuk mencapai suatu tujuan dalam organisasi dengan bekerja bersama dengan sumber daya yang dimiliki.

Fungsi Manajemen
Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa manajemen itu untuk mengelola. Mengelola suatu persoalan yang sebelumnya belum tersusun rapi atau teratur. Manajemen dapat dipakai di kehidupan sehari-hari.

Orang jika sudah biasa membentuk manajemen, maka tidak akan merasa nyaman bila ada yang terlihat berantakan di sekitarnya. Mengapa demikian? Karena, manajemen untuk memudahkan Anda dalam mengatur banyak hal, misalnya pekerjaan.

Pada umumnya terdapat beberapa fungsi yang dapat diimplementasikan dalam manajemen, yaitu:

Perencanaan (planning)
Salah satu dari fungsi manajemen yaitu perencanaan atau planning yang merupakan kegiatan untuk membuat tujuan dari sebuah perusahaan dengan beberapa rencana untuk mendapatkan tujuan.

frankydanielsinaga,pengertian-dan-fungsi-managemen


Perencanaan adalah cara terbaik untuk mengejar dan membuat tujuan perusahaan agar mampu teraih dengan baik. Karena memang tanpa adanya perencanaan fungsi manajemen tak dapat berjalan.

Tugas dari perencanaan antara lain :

1) Membuat target.

2) Membuat rencana kegiatan yang dibutuhkan untuk pencapaian target.

3) Mengatur urutan pelaksanaan.

4) Menyusun anggaran biaya.

5) Membuat SOP mengenai pelaksanaan pekerjaan.

Fungsi Manajemen Perencanaan

Pengorganisasian (organizing)
Pengorganisasian adalah membagi kegiatan besar menjadi kegiatan kecil. Caranya  dengan membagi setiap tugas supaya bisa secara mudah meraih tujuan dari sebuah perusahaan.

Kegiatan menghubungkan serta mengatur pekerjaan dapat dilaksanakan dengan secara efisien dan efektif dengan cara sebagai berikut:

1) Desain struktur organisasi.

2) Tentukan job description setiap jabatan untuk meraih sasaran organisasi.

3) Mendelegasikan tanggung jawab dan wewenang, menetapkan tanggung jawab dari hasil yang sudah dicapai.

4) Membedakan antara atasan dan staff.

Pengarahan (directing)
Pengarahan adalah tindakan dan upaya supaya semua anggota kelompok bisa berusaha untuk mendapatkan tujuan yang telah sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha.

Proses implementasi sebuah program supaya mampu dilakukan oleh seluruh pihak dalam organisasi tersebut. Selain itu juga dapat memotivasi seluruh pihak supaya dapat melaksanakan tanggung jawab dan penuh kesadaran.

Fungsi pengarahan dan implementasi mempunyai tugas sebagai berikut:

1) Mengimplementasikan sebuah proses pembimbingan, kepemimpinan, dan pemberian motivasi bagi tenaga kerja.

2) Memberikan tugas yang teratur mengenai pekerjaan.

3) Menjelaskan kebijakan yang sudah ditetapkan.

Penempatan (Staffing)
Penempatan tak jauh beda dengan pengorganisasian tetapi untuk staffing lebih luas. Jika organizing lebih ke manajemen SDA (Sumber Daya manusia). Nah sedangkan untuk penempatan tertuju pada sumber daya secara umum. Contohnya peralatan yang dimiliki

Mengkoordinasi (Coordinating)
Mengkoordinasi adalah fungsi yang bertujuan demi meningkatkan efisiensi dan efektifitas kinerja, membuat lingkungan kerja menjadi sehat, nyaman, dinamis, dll. Fungsi ini dilakukan oleh seorang manajer. Jadi, manajer mempunyai fungsi utama dalam mengkoordinasi bawahannya agar dapat meningkatkan kinerjanya.

frankydanielsinaga,pengertian-dan-fungsi-managemen




Mengontrol (Controlling)
Mengontrol merupakan fungsi terakhir manajemen. Setelah semua fungsi dilakukan maka langkah yang terakhir yaitu mengontrolnya. Dalam fungsi ini ada beberapa elemen penting, misalnya evaluasi serta membuat kebijakan baru.

Fungsi mengontrol cukup penting agar kinerja orang-orang tidak menurun, paling tidak masih dalam batas standard, dan bagusnya adalah dapat meningkat.

Unsur-Unsur Manajemen
Ada beberapa unsur-unsur manajemen yang perlu Anda ketahui yaitu:

Human (Manusia)
Sarana utama setiap manajer adalah mencapai tujuan yang sudah ditentukan oleh manusia terlebih dahulu. Tanpa ada manusia, seorang manajer tidak akan dapat mencapai tujuannya.

Money (Uang)
Untuk melakukan berbagai kegiatan perusahaan diperlukan adanya uang. Uang digunakan untuk membayar gaji karyawan, membeli peralatan dan bahan-bahan. Nah, paling penting adalah Anda harus mampu menggunakannya secara efektif supaya tujuan tercapai dengan menggunakan biaya yang rendah.

Materials (Bahan)
Material adalah faktor pendukung utama di dalam proses produksi. Material juga mempengaruhi kelancaran proses produksi. Apabila tidak ada bahan, maka proses produksi tidak bisa berjalan. Bahan-bahan yang diperlukan misalnya adalah bahan baku dan juga bahan pembantu untuk menunjang proses produksi.

Machines (Mesin)
Saat ini teknologi sudah maju, sehingga perusahaan-perusahaan dapat menggunakan mesin-mesin yang canggih dalam pelaksanaan kegiatan perusahaan.

Methods (Metode)
Untuk melakukan kegiatan supaya berdaya guna serta berhasil guna, Anda dihadapkan pada pilihan berbagai alternatif metode untuk melakukan pekerjaan. Oleh karena itu, pilihlah metode yang benar guna mencapai tujuan.

Market (Pasar)
Pasar juga merupakan sarana yang penting dalam manajemen. Tanpa adanya pasar, hasil produksi Anda tidak ada artinya. Sehingga tujuan dari perusahaan tidak tercapai.



Apa saja contoh dan macam-macam manajemen?
Setelah mengetahui tentang pengertian dan fungsi manajemen, Anda tentunya juga harus tahu mengenai macam-macam dari manajemen. Semuanya akan dijelaskan secara rinci. Macam-macam manajemen adalah:

Manajemen Sumber Daya Manusia
Manajemen sumber daya manusia memiliki fungsi untuk mendapat sumber daya manusia terbaik. Tujuannya adalah supaya dapat menjalankan perusahaan atau bisnis dengan baik dan mampu mengatur serta memelihara sumber daya manusia terbaik yang sudah terpilih untuk bekerja sama.

frankydanielsinaga,pengertian-dan-fungsi-managemen


Selain itu juga bisa tetap bekerja dengan penuh keyakinan terhadap hasil serta kualitas hasil pekerjaannya. Tujuan terakhirnya adalah memastikan hasilnya tidak menurun bahkan dapat bertambah di waktu yang akan datang.

Manusia adalah unsur terpenting dan paling utama di setiap sistem manajemen organisasi atau perusahaan. Setiap manajer harus bisa merumuskan langkah-langkah yang tepat agar mencapai tujuan.

Manajer merupakan bagian dari manusia ini. Berbagai aktivitas yang bisa diperbuat guna mencapai tujuan seperti yang bisa dipandang dari prosesnya, perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, staffing, dan pengendalian.

Anda juga dapat melakukan peninjauan di bidang penjualan, produksi, personalia, dan keuangan. Bidang-bidang tersebut pastinya memerlukan sumber daya manusia. Maka di sinilah peran manusia diperlukan dan keberadaannya sangat vital.

Manajemen Pemasaran
Manajemen pemasaran adalah kegiatan yang mengurus  perpindahan barang dari produsen ke konsumen.

frankydanielsinaga,pengertian-dan-fungsi-managemen


Terdapat 8 fungsi pemasaran, yaitu:

  • Penjualan,
  • Pembelian,
  • Pengangkutan,
  • Penyimpanan,
  • Pembelanjaan,
  • Penanggungan risiko,
  • Standardisasi dan grading
  • Pengumpulan informasi pasar.

Kegiatan manajemen pemasaran adalah sebagai berikut.

1) Riset Pasar
Adalah penelitian yang dilakukan oleh perusahaan untuk mengidentifikasi keinginan konsumen. Sehingga perusahaan bisa menentukan produk yang bisa memenuhi kebutuhannya.

2) Segmen Pasar
Adalah kegiatan untuk membagi suatu pasar ke kelompok-kelompok berbeda. Masing-masing kelompok terdiri atas kelompok yang memiliki sifat hampir sama. Dengan melakukan segmentasi pasar, pemasaran menjadi lebih terarah dan efisien.

3) Mempromosikan Produk
Mempromosikan produk memiliki peranan yang penting karena masyarakat akan mengetahui produk Anda dari promosi ini. Jika kurang melakukan promosi maka produk yang sudah dibuat tidak akan ada gunanya. Karena semua orang tidak mengetahuinya. Untuk itu, Anda harus gencar melakukan melalui media apapun juga.

Untuk mempromosikan sebuah produk terdapat beberapa langkah yang bisa Anda lakukan yaitu:

Mempromosikan melalui media online, media massa, reklame, billboard, dan lain-lain.
Personal selling yaitu mempromosikan dengan lisan oleh perusahaan
Promosi penjualan adalah kegiatan pemasaran yang bisa menarik pembeli terhadap suatu produk.
Publisitas adalah rangsangan guna meningkatkan permintaan pada suatu produk melalui media radio, tv, dan pertunjukan.

Akuntansi Manajemen
Akuntansi manajemen memberikan perhatian pada layanan administrasi, penggunaan alat, dan kemudahan di bidang lain.

Untuk itulah harus memperhatikan hal-hal berikut ini.

Pengadministrasian kegiatan
Dalam organisasi yang besar tentunya terdapat kegiatan yang banyak dan juga beragam. Sehingga harus dilengkapi dengan pengadministrasian terpadu. Setiap bagian masih memiliki hubungan dengan bagian adminstrasi, misalnya data kepegawaian, hubungan dengan pemerintah, dll.

Pemakaian alat-alat perkantoran
Alat-alat kantor harus digunakan secara efektif dan efisien supaya dapat menunjang kemajuan sebuah organisasi ataupun perusahaan. Setiap bagian diatur agar menggunakan berbagai peralatan yang telah ada. Anda juga tidak boleh memakai alat-alat kantor secara berlebihan karena bisa menyebabkan keborosan.

Pemeliharaan organisasi
Manajemen administrasi juga perlu memikirkan keserasian serta efektivitas organisasi secara menyeluruh. Berkaitan dengan hal tersebut, manajemen administrasi harus bisa menyediakan informasi, seperti data akuntansi saat pengambilan keputusan ekonomi.

Supaya mampu menyediakan info yang dibutuhkan, maka manajemen administrasi harus melakukan pengarsipan yang baik. Arsip dikelola sedemikian rupa, sehingga setiap yang membutuhkan info dapat memperolehnya secara mudah. Informasi yang lengkap, sebuah organisasi akan beroperasi dengan baik.

Manajemen Perusahaan
Manajemen perusahaan yaitu proses memimpin, administrasi, dan mengarahkan perusahaan. Dalam proses ini, manajemen akan menggunakan berbagai sumber daya yang telah dimiliki.

Apabila dilihat dari pengertiannya, tidak ada perbedaan signifikan antara pengertian manajemen dan manajemen perusahaan. Perbedaannya terletak pada fungsi dan tujuan manajemen perusahaan.

Fungsi dari manajemen perusahaan menurut Louis A. Alen dalam buku “The Professional Management” adalah memimpin rekan kerjanya di dalam perusahaan untuk mewujudkan tujuan organisasi. Nah secara rinci tugas tersebut meliputi pengambilan keputusan, melakukan komunikasi, memberikan motivasi, memilah orang-orang, mengembangkan orang lain.

Sebagai seorang manajer perusahaan, perencanaan merupakan hal penting. Tanpa sebuah rencana yang matang maka perusahaan tak akan terkelola secara baik. Berikut beberapa tugas manajemen perusahaan di dalam fungsi perencanaan :

  • Forecasting yakni meramalkan waktu yang akan datang
  • Membuat target
  • Programming yakni membuat rencana kegiatan untuk pencapaian target
  • Schedulling yakni mengatur urutan dalam pelaksanaan
  • Budgeting
  • Membuat Standard Operating Procedure


Manajemen Keuangan
Manajemen keuangan ialah pengelolaan pada aspek keuangan yang dipakai untuk keperluan berbagai penggunaan bisnis, serta berhubungan dengan kombinasi beragam jenis pembiayaan yang terbaik supaya dicapai efisiensi dalam sebuah perusahaan. Aspek-aspek dalam kegiatan manajemen keuangan yaitu:

  • Merencanakan serta melaksanakan kerja sama bersama pihak terkait untuk urusan mencari dana
  • Mengoordinasikan keputusan keuangan yang menyangkut investasi
  • Berintegrasi bersama pihak lain supaya perusahaan lebih efektif dan efisien dalam beroperasi
  • Mengawasi keuangan dengan cara membuat laporan perusahaan.


Manajemen Laboratorium
Usaha mengelola laboratorium berdasarkan konsep manajemen yang baku. Suatu laboratorium bisa dikelola dengan baik bila didukung beberapa faktor seperti peralatan laboratorium sudah canggih, memiliki staf profesional, dan manajemen yang baik.

Agar semua kegiatan di laboratorium mampu berjalan dengan baik dan lancar, maka membutuhkan sistem pengelolaan yang sesuai situasi dan kondisi setempat.

Aspek yang meliputi pengelolaan laboratorium pada umumnya adalah:

  • Perencanaan

Aspek ini berkaitan pada pemikiran yang sistematis, analitis, dan logis tentang seluruh kegiatan yang perlu dilakukan, langkah-langkahnya, metode, sumber daya manusia, tenaga, dan dana.

  • Penataan alat serta bahan

Aktivitas ini merujuk pada pengaturan perlengkapan dan bahan serta barang-barang lain di laboratorium agar tertata rapi. Apabila membutuhkan alat dan bahannya dapat mencari dengan mudah. Selain itu, orang yang berada di sana akan betah dan merasa nyaman.

  • Pengadministrasian laboratorium

Inilah kegiatan pencatatan atau investarisasi fasilitas dan aktivitas laboratorium. Jika Anda melakukan administrasi dengan tepat. Maka seluruh fasilitas dan juga aktivitas laboratorium bisa terorganisasi dengan sistematis.

  • Pengamanan, perawatan, serta pengawasan.

Dalam manajemen laboratorium, hal ini berkaitan terhadap mutu. Oleh karena itu, harus Anda desain agar selalu memperbaiki efektifitas dan efisiensi kerjanya. Anda juga perlu mempertimbangkan kebutuhan dari semua pihak laboratorium.

Anda juga perlu memperhatikan manajemennya yaitu sumber daya manusia, sarana dan prasarana, dan penggunaan laboratorium.

Dalam pemanfaatannya, Anda harus menyiapkan jadwal penggunaan laboratorium terlebih dahulu. Supaya tidak terjadi adanya tumpang tindih dalam penggunaan di laboratorium.

Selain itu, Anda harus menggunakan peralatan laboratorium ketika menggunakan laboratorium. Misalnya memakai jas, masker, dan sarung tangan apabila diperlukan. Jangan lupa juga untuk mengikuti seluruh prosedur peminjaman alat dan permintaan bahan yang berlaku.

Manajemen Hubungan Masyarakat (Humas)
Pengertian hubungan masyarakat menurut Fund & Wagnel adalah kegiatan serta teknik yang digunakan melakukan sebuah organisasi atau individu dalam menciptakan suatu sikap yang baik dari pihak luar terhadap kegiatannya.

Tugas pokok manajemen hubungan masyarakat antara lain:

  • Memberikan informasi serta menyampaikan ide kepada pihak-pihak yang membutuhkannya.
  • Membantu pemimpin untuk memberikan informasi, karena tidak bisa langsung menyebarkan informasi kepada pihak-pihak yang memerlukan.
  • Membantu pemimpin bagaimana caranya untuk memperoleh bantuan serta kerja sama.
  • Melaporkan jika terdapat pikiran-pikiran yang berkembang di masyarakat tentang masalah yang sedang dihadapi.
  • Membantu pemimpin mempersiapkan informasi yang akan disampaikan kepada masyarakat dengan cara yang menarik.



Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Manajemen K3)
Pengertian sistem manajemen K3 menurut standar OHSAS 18001:2007 adalah bagian dari sistem manajemen perusahaan yang dipakai untuk mengembangkan dan menerapkan sebuah kebijakan K3, mengelola risiko K3 organisasi perusahaan tersebut.

Manajemen ini diperuntukkan kepada perusahaan dengan jumlah karyawan melebihi 100 orang. Alasannya karena  mengandung potensi berbahaya oleh proses bahan produksi yang bisa mengakibatkan kecelakaan kerja. Misalnya peledakan, pencemaran, kebakaran, dan penyakit akibat kerja maka perusahaan wajib menerapkan Sistem Manajemen K3.

Langkah awal mengimplementasikan sistem manajemen K3 yaitu dengan menunjukkan komitmen dan kebijakan K3. Tulislah sebuah pernyataan tertulis yang sudah ditandatangani oleh pengurus atau pengusaha yang memuat keseluruhan dari visi dan tujuan perusahaan. Anda juga harus memiliki komitmen dan tekad dalam melaksanakan K3.

Kerangka serta program kerja harus mencakup kegiatan perusahaan yang bersifat umum dan operasional secara menyeluruh.

Kebijakan terkait K3 dibuat berkonsultasi antara perwakilan karyawan dengan pihak manajemen. Hasil kebijakan akan didistribusikan kepada setiap lini di dalam perusahaan. Kebijakan K3 sifatnya adalah dinamik dan selalu bisa ditinjau ulang untuk peningkatan kinerja K3.

frankydanielsinaga,pengertian-dan-fungsi-managemen


Demikianlah pengertian dan fungsi manajemen beserta macam-macamnya. Dengan memahami beberapa hal di atas maka Anda tidak akan mengalami masalah ketika akan mendirikan sebuah organisasi/perusahaan.





0 comments

Post a Comment

Paling Dilihat