Wednesday, June 6, 2018

Sejarah Unix



sejarah-unix,www.frankydaniel.com
sejarah unix - www.frankydaniel.com


Unix berkembang dari MULTICS, sebuah proyek sistem operasi yang multiuser. Pada tahun 1969, proyek MULTICS dihentikan oleh AT&T karena terlambat, tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, juga karena jauhnya jarak antara periset yang mengembangkannya, antara laboratorium New Jersey dan MIT.


Pada tahun 1969, Ken Thompson berkerja sama dengan Dennis Ritchie, dua peneliti yang sebelumnya bekerja pada proyek MULTICS, mencoba merealisasikan ide MULTICS menggunakan komputer PDP-7. Peter Neuman menyarankan menggunakan nama Unix untuk sistem yang baru ini. Pada tahun 1971, Unix di-port-kan untuk PDP-11. Kemudian pada tahun 1970, ilmuwan AT&T banyak menambahkan kemampuan UNIX sehingga banyak program-program kecil, yang disebut tools di UNIX, yang mana masing-masing tool digunakan untuk melakukan suatu fungsi.


Tahun 1973, Unix ditulis ulang oleh Ken Thompson dengan menggunakan Bahasa C yang baru dikembangkan oleh Dennis Ritchie. Bahasa C dirancang untuk dapat dibawa portabel dari komputer satu ke komputer lainnya.


Tahun 1977, Mike Lesk mengembangkan "ported I/0 library", pustaka untuk mengatasi kesulitan membawa UNIX dari satu komputer ke komputer lain karena perbedaan penanganan sistem masukan dan keluaran dari setiap komputer. Unix pertama kali dibawa ke dalam laboratorium Interdata 8/32, komputer mikro yang sama dengan PDP-11. Tahun 1978, sistem operasi UNIX dibawa ke dalam komputer mini VAX. Hingga saat ini, Unix masih banyak sebagai sistem eksperimental.


Awal 1973 lebih dari 16 komputer AT&T atau Western Electric di luar laboratorium Bell menjalankan sistem operasi Unix. Lambat laun Unix pun menyebar. Perusahaan-perusahaan mulai melakukan port terhadap Unix untuk mesinnya sehingga bermunculan beberapa varian Unix.


Tahun 1977 sedikitnya 500 tempat menggunakan sistem operasi Unix, 125 di antaranya adalah perguruan tinggi dan lebih dari 10 negara asing. Pada tahun 1977 juga keluar Unix Versi 6 yang memiliki dukungan komersial.


Universitas California di Berkeley membayar 400 (dalam satuan dollar) untuk mendapatkan sumber Unix yang didalamnya terdapat kode sumber Unix yang lengkap. Bill joy dan Chuck Haley, lulusan dari Berkeley, mulai mengubah kode sumber tersebut. Tahun 1978 Bill Joy mengeluarkan 30 salinan koleksi program dan modifikasi Unix dengan biaya pengganti media dan pengiriman seharga 50 (dalam satuan dollar).


Lebih dari 6 tahun Berkeley mendapat dana dari ARPA untuk mengembangkan Unix yang kemudian disebut dengan BSD Unix. Banyak pengembangan yang telah dilakukan seperti multitasking, penamaan file dengan jumlah karakter sampai dengan 255 karakter, dan kemampuan untuk digunakan di komputer lokal.


Pada tahun yang sama AT&T tetap mengembangkan Unix versinya, dan mulai khawatir akan kepopuleran BSD Unix. AT&T pun mengembangkan produk komersial Unix, yang disebut UNIX System V dan menyatakan sebagai Unix standar, dan menyatakan bahwa BSD Unix bukan merupakan produk Unix yang standar dan tidak kompatibel.


Pernyataan ini dikeluarkan oleh AT&T untuk meredam kepopuleran BSD Unix. Karena hak cipta ada pada AT&T, BSD Unix pun berubah nama menjadi BSD 4.2. dengan lisensi Berkeley.


0 comments

Post a Comment

Paling Dilihat